mTV Jateng | Sragen
Keterbatasan pada fisik manusia, tak lantas jadi penghalang bagi kelompok masyarakat penyandang disabilitas dalam mengais rejeki. Justru kondisi ketidaksempurnaan menjadi pelecut semangat dalam berkarya.

Salah satunya dijalani Hariyono (41 tahun) warga Dukuh Bunder, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pria yang akrab disapa Hari, kehilangan kaki kirinya sejak usia 12 tahun akibat kecelakaan lalulintas.

Ia menekuni industri kecil menengah (IKM) pembuatan sapu lidi. Bahkan hasil produknya dipasarkan sampai luar Pulau Jawa. Selain itu, ia juga mampu mengayomi sejumlah pekerja untuk membantu produksi dirumahnya. Sukses yang didapatnya bukanlah cara yang instan. Sebab dia harus berjuang sendirian, hingga usahanya kini berkembang pesat. (tim redaksi)