mTV Jateng | Pekalongan
Sengketa rebutan kursi pimpinan DPC PPP Kabupaten Pekalongan, kini memasuki babak baru sidang perdana di Pengadilan Negeri kabupaten setempat. Pihak penggugat yakni Mas’udah yang merupakan wakil ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, menggugat Mirza yang telah dilantik sebagai ketua DPC PPP Kabupaten Pekalongan.

Dalam sidang perdana Selasa 24 Mei 2022, Mas’udah sebagai penggugat diwakili tim kuasa hukumnya menghadiri sidang pertama di PN setempat, dengan majelis hakim diketuai Budi serta dua hakim anggota lainnya.

Gugatan hukum yang dilayangkan Mas’udah, berawal dari kejanggalan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Pekalongan pada tahun 2021 lalu. Kubu Mas’udah menuding hasil Muscab melalui vooting sarat kecurangan.

Dari penjelasan kuasa hukum Mas’udah, saat Muscab berlangsung yang diikuti sebanyak 19 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kabupaten Pekalongan, kala itu Mas’udah memperoleh 12 suara dan Mirza hanya memperoleh 6 suara.

Namun dari hasil Muscab tersebut, pihak DPC merekomendasikan Mirza dilantik sebagai ketua DPC PPP yang syah, kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berlambang ka’bah ini.(tim redaksi)