Reporter l Edi Wiyono
Editor     l Arief Pramono

mTV Jateng l Pati
Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), kini sedang menjadi pembicaraan terkait dugaan penyelewengan dan penyaluran donasi. Salah satunya adalah Program Pembangunan 91 Sekolah, yang merupakan sumbangan untuk keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air pada tahun 2018 silam.

Namun hingga saat ini, keluarga korban Lion Air yakni Tarnadi di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, mengaku tidak pernah dihubungi pihak ACT sama sekali.

Dikonfirmasi terpisah, Rizky Risdyakrisna Putra selaku Marketing Communcation Kantor ACT Pati, mengaku bahwa Program Pembangunan 91 Sekolah yang berkompeten menjawabnya adalah pihak kantor ACT Pusat. (*)