mTV Jateng | Pekalongan
Marak beredarnya informasi hoax terkait jenis obat sirup yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut pada balita akhir-akhir ini, memaksa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan turun tangan agar masyarakat tidak perlu was-was.

Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro mengatakan, pihak Kementrian Kesehatan RI telah mengirimkan surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap jenis obat sirup anak yang dilarang beredar saat ini.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada fasilitas layanan kesehatan, seperti rumah sakit, Puskesmas, klinik, dokter praktek swasta serta organisasi profesi seperti IDI, IDAI dan IAI serta pengelola apotek.

Adapun obat yang dilarang beredar saat ini, yakni jenis Paracetamol cair sesuai surat edaran dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Diketahui 5 produk tersebut adalah Termorex sirup, Flurin DMP sirup, Unibebi Cough sirup, Unibebi demam sirup dan Unibebi demam drops.

Pihak Dinkes setempat pun sudah menerjunkan tim menuju fasilitas kesehatan dan apotek-apotek di Pekalongan. Tujuannya guna memberikan himbauan dan surat edaran serta melakukan sampling pemeriksaan.(*)

Reporter | Fahri Akbar